20200116---Cover-Blog---Super-Hemat!-SM-BL.jpg

Super Hemat, Ini 7 Tips Efektif Mengatur Keuangan untuk Sista yang Ngekos! 

16 JANUARI 2020

Menyandang status sebagai anak kos harus diakui bisa memberikan banyak pelajaran hidup. Nggak hanya berlatih

survive

di atas kaki sendiri, kejelian dan kecermatan dalam mengelola keuangan juga menjadi sebuah tantangan tersendiri. Salah perhitungan sedikit, siap-siap aja dibuat kewalahan saat akhir bulan tiba. Tapi, bukan berarti anak kos nggak bisa bersenang-senang dan harus selalu berada dalam ‘

full mode’

penghematan, kok. 

Buat Sista yang ngekos, baik itu yang masih mendapat subsidi dari orang tua maupun sudah berpenghasilan sendiri, Sorabel punya tips efektif mengelola keuangan yang bisa diikuti. Dengan cara ini, Sista masih bisa bersenang-senang dan memanjakan diri, namun juga tetap berada dalam kontrol untuk mengelola

budget

yang dimiliki. Sebelum menyesal karena harus terus-terusan makan mie instan, yuk buruan kepoin tips-tips berikut ini! 

1. Buat Persentase Rancangan Anggaran Setiap Awal Bulan

11208480-16x9-xlarge.jpg

Setiap Sista yang ngekos pasti punya sumber pemasukan masing-masing, ada yang dari gaji utama, kiriman dari orang tua, hingga pemasukan tambahan dari pekerjaan sampingan. Umumnya, pemasukan tersebut akan diterima di akhir atau awal bulan. Kunci utama yang wajib dilakukan anak kos agar bisa mengelola keuangan secara cerdas, adalah dengan langsung membagi-bagi pemasukan tersebut untuk berbagai kebutuhan. 

Akan lebih baik kalau Sista sudah punya persentase yang pasti untuk masing-masing jenis kebutuhan berdasarkan prioritasnya. Sebagai contoh, anggarkan 50% pemasukan untuk memenuhi kebutuhan pokok, 20% untuk tabungan, 15% untuk hiburan, 10% untuk dana cadangan, dan 5% untuk beramal. Agar semakin teliti,

breakdown

lagi jenis-jenis kebutuhan yang termasuk dalam setiap kategori. 

Contoh Pembagian Anggaran Berdasarkan Kategori: 

  • Kebutuhan Pokok:

    uang kos, makan 3x sehari, uang kuliah, token listrik, pulsa dan internet, peralatan mandi, transportasi, dll.

  • Kebutuhan Hiburan:

    jajan di luar makan 3x sehari, nonton, karaoke, nonton konser, belanja,

    traveling,

    dll. 

  • Kebutuhan Cadangan:

    biaya berobat kalau sakit, biaya servis jika ada barang rusak, biaya membeli barang baru, dll. 

Tips! 

Sista juga bisa mengecek contoh pembuatan rancangan anggaran dengan lebih detail

di sini

.

2. Pisahkan Rekening untuk Kebutuhan & Tabungan

Woman-saving-money-on-health_vhdlxw.jpeg

Memisahkan anggaran berdasarkan kebutuhan tentu akan sia-sia belaka kalau Sista masih mencampurnya dalam satu ‘wadah’ yang sama. Nggak hanya membuat bingung dan tertukar, mencampur berbagai kategori

budget

dalam satu rekening tabungan juga rentan membuat Sista tergoda menggunakan uang yang bukan sesuai kegunaannya. Merasa sudah melampaui batas 15% dana hiburan, Sista bisa jadi akan tanpa sadar mengambil dana lain yang seharusnya digunakan untuk tabungan atau cadangan. 

Supaya hal itu nggak terjadi, sebaiknya pisahkan dana kebutuhan pokok dengan dana tabungan dalam dua rekening yang berbeda, ya. Saat bepergian atau beraktivitas sehari-hari, biasakan pula untuk hanya membawa kartu ATM berisikan uang kebutuhan pokok. Sementara ATM berisi tabungan dan dana cadangan bisa Sista tinggalkan saja di kos dan hanya digunakan saat benar-benar butuh.   

0 Komentar • 0 Suka
Sedang memuat…