bagaimana-mengatasi-kenaikan-harga-sembako-menjelang-hari-raya-dan-ramadhan-2020.jpg

Gimana Agar Keuangan Nggak Terpengaruh Kenaikan Harga Sembako di Bulan Ramadan? 

12 APRIL 2020

Wacana kenaikan harga bahan-bahan pokok, terutama sembako, di momen mendekati bulan Ramadan dan Idul Fitri emang hampir nggak pernah luput dari berita. Menyambut bulan Ramadhan 2020, tentu aja kita semua berharap pasokan kebutuhan pokok tetap aman sehingga harganya di pasaran juga tetap stabil. Meski begitu,

it’s always better to prepare for the worst, right?

Melihat situasi pandemi yang belum berakhir ditambah waktu bulan puasa yang semakin dekat, kemungkinan adanya lonjakan harga juga masih sangat mungkin terjadi. Daripada nanti dibuat kewalahan dan panik saat harga tiba-tiba naik, mending siap-siap melakukan upaya preventif sejak sekarang. Dalam ‘perjalanan’ menuju Ramadhan 2020 yang hampir tiba, Sorabel mau berbagi tips dan upaya mengatasi kenaikan harga sembako biar nggak sampai bikin keuangan Sista berantakan

,

nih. Yuk, mulai dipraktikkan! 

1. Pisahkan Budget Ramadan-Hari Raya dari Sekarang! 

upaya-mengatasi-kenaikan-harga-sembako-buat-budget-khusus-ramadhan-1.jpg

Kata pepatah, kita harus bisa belajar dari pengalaman. Karena masalah kenaikan harga sembako di momen Ramadan juga selalu berulang, harusnya kita udah bisa mengambil pelajaran dengan cara menyiapkan

budget

terpisah sejak awal. Idealnya, Sista udah bisa mulai menyisihkan sebagian penghasilan untuk masuk ke ‘tabungan khusus Ramadan dan hari raya’ sejak 2-3 bulan sebelumnya. Tapi, kalaupun sekarang Sista belum punya anggaran khusus tersebut, bisa juga disiasati dengan mulai membagi ulang pos-pos kebutuhan dari anggaran yang udah ada.

Iya, kalau Sista udah punya

budget plan

bulanan

, tinggal tambahkan aja pos anggaran Ramadan di dalamnya. Biar tetap mencukupi dan nggak defisit, imbangi dengan cara menekan pengeluaran di aspek-aspek lainnya. Misalnya,

budget

Sista buat jalan-jalan, jajan, atau perawatan untuk sementara bisa dialihkan dulu buat persiapan menyambut Ramadan dan membeli bahan-bahan pokok yang lebih dibutuhkan. Kalau udah ada pemasukan lagi dari gaji bulan berikutnya dan kondisi harga sembako kembali stabil, barulah Sista bisa ‘menormalkan’ lagi anggaran sesuai kebutuhan. 

2. Belanja Bulanan Lebih Sering dari Belanja Harian, Plus ‘Cicil’ Sejak Jauh Hari 

persiapan-menyambut-bulan-ramadhan-2020-belanja-bulanan.jpg

Saat harga sembako lagi tinggi, hal paling pertama yang perlu Sista hindari adalah terlalu sering pergi ke pasar, supermarket, atau tempat belanja. Makin sering Sista pergi ke sana, risiko tergoda buat membeli bahan-bahan yang sebenarnya nggak terlalu dibutuhkan juga jadi makin tinggi.

That’s why,

di momen menjelang Ramadan, Sorabel sarankan Sista lebih memprioritaskan belanja kebutuhan langsung buat sebulan alih-alih belanja harian. 

Mumpung kenaikan harga belum terlalu kelihatan, bakal lebih baik kalau Sista juga melakukannya sejak jauh-jauh hari seperti mulai sekarang. Tentu aja, yang bisa Sista ‘cicil’ buat dibeli bulanan dan sejak jauh hari adalah sembako yang tahan lama aja ya, seperti beras, minyak goreng, garam, atau gula pasir. Sementara buat kebutuhan yang sifatnya nggak tahan lama seperti daging, telur, susu, atau sayuran  bisa Sista beli dalam sistem mingguan. Pokoknya, sebisa mungkin kurangi sistem belanja harian, deh! 

0 Komentar • 0 Suka
Sedang memuat…