kamus-covid-19-mengenal-arti-20-istilah-seputar-virus-corona.jpg

Kamus COVID-19: Memahami 20 Istilah Seputar Virus Corona yang Sering Muncul di Berita!

22 MARET 2020 

Tak kenal maka tak ‘sayang’, nggak akan ada kepedulian kalau kita nggak berusaha mengenali lebih dalam. Di tengah ‘peperangan’ dunia melawan virus

corona

yang semakin menantang

,

bersikap acuh dan nggak mau tahu adalah salah satu hal yang harus banget dihindarkan. Karena, dimulai dari satu aja kesadaran dan kemauan buat saling menjaga dan mengingatkan, perjuangan dalam melawan COVID-19 tentu akan terasa lebih ringan. Kalau para petugas medis sudah berjuang dengan turun langsung di lapangan, masing-masing individu juga bisa kok ikut berjuang melalui cara-cara yang mudah dilakukan. 

Selain dengan mematuhi

anjuran #dirumahaja

dan nggak banyak melakukan kontak dengan lingkungan, memahami istilah-istilah penting seputar

coronavirus

juga merupakan salah satu bentuk nyata buat menunjukkan kepedulian. Makin Sista paham dengan istilah-istilah baru yang belakangan sering kita dengar, akan makin tinggi juga kesadaran buat mematuhi berbagai himbauan yang sudah diberikan.

So,

kalau sebelumnya Sorabel sudah merangkum

8 fakta paling penting yang perlu Sista tahu seputar virus

corona

,

kali ini akan dihadirkan pula ‘Kamus Virus Corona’ yang akan secara lengkap memuat maksud dan pengertian di balik istilah-istilah COVID-19 yang umum digunakan. Sebarkan pada sebanyak mungkin orang, dan yuk satukan kesadaran biar isu global ini juga segera bisa diredakan! 

arti-dan-maksud-outbreak-virus-corona.jpg

1. Outbreak

Di awal munculnya isu

coronavirus

akhir 2019 kemarin, banyak media menggunakan kata

outbreak

sebagai ‘

embel-embel’

yang melekat pada permasalahan ini.

Coronavirus outbreak,

begitu kira-kira bunyi berbagai

headline

dan isi berita. Dalam bahasa Indonesia,

outbreak

sendiri bisa diartikan sebagai wabah. Sebuah penyakit bisa dikategorikan sebagai wabah, apabila terjadi ledakan sehingga penyakit tersebut menginfeksi banyak orang di satu area yang sama. Nah, karena awalnya COVID-19 ‘meledak’ hanya di satu area yakni Cina, itulah kenapa penyakit ini disebut sebagai

outbreak

atau wabah. 

2. Pandemi 

Sejak tanggal 11 Maret 2020, tepatnya setelah direktur jenderal

World Health Organization

(WHO) melakukan

press conference

resmi, penggunaan istilah

outbreak

kemudian berubah menjadi pandemi atau pandemik. Bukan berkaitan dengan gejala atau dampak virus yang semakin berbahaya, kenaikan ‘status’ menjadi pandemi lebih disebabkan oleh persebaran virus yang kian meluas. Dilihat dari definisinya, istilah pandemi emang merujuk pada penyakit yang udah tersebar luas di suatu kawasan, benua, hingga seluruh dunia. Mengingat saat ini

coronavirus

udah tersebar di lebih dari 113 negara, maka status pandemi pun diberikan oleh lembaga kesehatan dunia. 

0 Komentar • 0 Suka
Sedang memuat…