20200214---Cover-Blog---Single-di-Valentine-SM-BL.jpg

Single di Valentine Kali Ini? Ini 6 Alasan Sista Nggak Perlu Galau & Justru Wajib Menikmatinya! 

14 FEBRUARI 2020

Hari Valentine tapi masih

single?

Sebelumnya, Sista boleh aja merasa galau dan bertanya-tanya mengapa pasangan yang dicari tak kunjung juga datang. Tapi, di hari kasih sayang tahun ini, sudah bukan zamannya lagi Sis masih meratapi diri dan merasa

gloomy

. Nggak cuma karena Sista masih bisa merayakan Hari Valentine bersama keluarga, sahabat, atau orang-orang terdekat, lebih dari itu Sista juga perlu mulai menyadari kalau status

single

sebenarnya sama sekali bukan sebuah alasan untuk merasa malu, sedih, apalagi terbebani.  

120-hawa-lakukan-hal-ini-untuk-jadi-single-happy-2.jpg

Hey, what’s so wrong from being single?

Pasangan yang tepat akan datang pula di waktu yang tepat. Jadi, selama Sista masih bisa ‘berdiri’ di atas kaki sendiri dan menikmati hari-hari untuk bereksplorasi, kenapa harus risau menghabiskan waktu untuk bermuram diri? Sebab, tanpa disadari, status

single

sebenarnya adalah momen berharga yang justru harus banget dinikmati dan dihargai, serta nggak akan bisa terulang ketika waktunya sudah tiba nanti. Jadi, selagi masih berada pada masa ini, bukankah hal terbaik yang bisa dilakukan justru adalah memaknai dan mensyukuri? Karena di tengah-tengah waktu sendiri, berbagai hal hebat sebenarnya juga sudah menanti!

1. Bebaskan Mimpi Tanpa Ada yang Membatasi

interesting_facts.jpg

Kata siapa cuma anak kecil yang bisa bermimpi dan bercita-cita tanpa batasan imajinasi? Semakin beranjak dewasa, manusia secara alamiah juga akan terus memiliki target-target dan impian baru. Mulai dari hal ‘sesimpel’ ingin membeli barang baru, jalan-jalan keliling dunia, mencapai posisi karir tertentu, hingga memberikan sesuatu untuk keluarga dan orang tua, keinginan dan mimpi itu memang akan terus memburu. Di sisi lain, tahukah Sista kapan waktu dan momen terbaik untuk mewujudkan semua itu?

Yes,

masa

single

adalah jawabannya. 

Berstatus

single,

secara otomatis membebaskan Sista untuk mengejar mimpi tanpa terlalu banyak pihak yang bisa mengintervensi. Ketika tiba waktunya Sista sudah menikah dan memiliki pasangan nanti, jangankan untuk masalah karir, bahkan hal sesimpel membeli barang baru pun mau tak mau tentu harus melalui proses diskusi terlebih dahulu. Jadi, selama Sista masih bisa bermimpi tanpa ada yang membatasi, mengapa justru harus merasa sedih dan membebani diri? 

0 Komentar • 0 Suka
Sedang memuat…