20200221-Cover-Blog-Pengen-Diet-SM-BL-MAINBANNER.jpg

Pengen Diet yang Nggak Nyiksa? Cobain Intermittent Fasting Yuk, Sis!

21 FEBRUARI 2020

Hobi makan, cita-cita pengen kurus. Ngaku deh, siapa yang punya ‘prinsip’ hidup kayak gitu? Nggak bisa dipungkiri, meski keinginan buat menurunkan berat badan sudah menggebu-gebu, komitmen buat melakukan diet adalah hal yang terkadang sulit banget buat dipupuk. Hal ini sebenarnya bisa dipahami, mengingat seseorang yang biasanya bisa makan apa saja tanpa diatur-atur, tiba-tiba harus membatasi setiap makanan yang dikonsumsinya. Perubahan kebiasaan inilah yang bikin menanamkan komitmen buat diet itu terkadang terasa nggak kalah sulitnya dengan berkomitmen dalam sebuah hubungan :p 

Nah, buat yang sudah berkali-kali gagal diet karena susah membatasi jenis makanan, apakah Sista sudah pernah mendengar istilah

intermittent fasting?

Populer dilakukan oleh

public figure

lokal hingga internasional seperti Sarah Ayu, Tina Toon, Hugh Jackman, Kourtney Kardashian, Jennifer Aniston, hingga Beyonce, diet dengan metode puasa intermiten disebut-sebut efektif menurunkan berat badan dengan cara yang nggak terlalu menyiksa. Benarkah demikian dan gimana sih caranya kalau pengen ikut melakukan

intermittent fasting?

Spesial buat Sista, Sorabel sudah menyiapkan informasinya secara komplet, nih. Yuk, dibaca dan dipahami! 

Apa Sih Intermittent Fasting Itu?

intermittent-fasting-1577711808.jpg

Waktu bilang kalau

intermittent fasting

itu nggak terlalu menyiksa, Sorabel mengatakannya dengan dasar yang cukup kuat alias nggak sembarangan, lho. Salah satu alasan utamanya, adalah karena

intermittent fasting

nggak berfokus pada pembatasan makanan apa yang harus dikonsumsi, melainkan lebih pada pengaturan waktu atau pola konsumsi makanan sehari-hari. Iya Sis, dengan melakukan diet ini

,

Sista masih boleh dengan bebas mengonsumsi makanan apa saja

asal tetap memperhatikan asupan kalori

, dan lebih fokus membatasi di waktu kapan saja Sista boleh atau tidak boleh makan.

That’s why,

metode yang sering disebut juga dengan istilah ‘diet puasa’ ini cocok banget diterapkan oleh Sista yang sering gagal diet akibat nggak bisa menahan diri buat mengonsumsi jenis-jenis makanan tertentu. 

Kalau diartikan secara harfiah,

intermittent fasting

berarti jenis diet yang dilakukan dengan cara ‘berpuasa’ secara berselang-seling, yakni bebas makan apa saja di waktu tertentu, namun stop tidak mengonsumsi makanan apa pun di waktu lainnya. Tapi, berbeda dengan puasa biasa, selama waktu ‘puasa’ intermiten Sista hanya dilarang buat mengonsumsi makanan berat dan tetap diperbolehkan minum. Meski begitu, sebaiknya minuman yang dikonsumsi juga nggak sembarangan agar diet lebih cepat berhasil. Kalau saran Sorabel, Sista sebaiknya tetap membatasi jumlah konsumsi minuman manis dan lebih berfokus memperbanyak konsumsi air putih selama masa puasa. 

030517-woman-fasting.jpg

Lalu, kenapa sih

intermittent fasting

diklaim efektif menurunkan berat badan padahal Sista masih bisa bebas makan apa saja? Jawabannya rupanya terletak pada pengaturan pola makan yang diterapkan. Dengan berpuasa selama beberapa waktu, secara otomatis jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh juga akan berkurang dibandingkan kondisi normal. Nggak cuma itu, diterapkannya metode puasa secara berselang-seling juga efektif menurunkan level insulin dan meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan, sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembakaran lemak di tubuh. 

Menariknya, selain efektif menurunkan berat badan,

intermittent fasting

juga bisa membawa banyak manfaat lain, lho. Dengan ‘berpuasa’ secara rutin, Sista akan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan peremajaan sehingga berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oh ya, menurunnya kadar insulin saat berpuasa juga bisa menurunkan risiko penyakit diabetes, mencegah serangan jantung, hingga memperlambat proses penuaan, lho. 

0 Komentar • 0 Suka
Sedang memuat…