20200214_CT_Self-Love_Cover-Blog.jpg

Miss Sorabel Diary Part 4: Jangan Lupa Buat Mencintai Diri Sendiri, Vi!

16 FEBRUARI 2020

Dear diary, 

Tiap kalender udah beranjak menunjukkan bulan Februari, secara otomatis Hari Valentine jadi salah satu hal yang langsung ikut nongol di kepala. Yaah, walaupun aku termasuk tipe orang yang nggak terlalu menganggap tanggal 14 Februari sebagai momen spesial, menurutku bulan ini emang bisa banget dimanfaatkan buat memaksimalkan usaha kita dalam menunjukkan rasa sayang dan terima kasih ke orang-orang terdekat. Apalagi buat orang kayak aku yang kadang sering gengsi buat bilang sayang secara langsung,

at least

hari kasih sayang bisa jadi alasan buat menunjukkan

gratitude

dan rasa cinta itu. 

Tapi kalau lagi diam dan sendiri, kadang aku juga suka mikir. Sebenarnya, yang nggak kalah membutuhkan terima kasih dan kasih sayang itu adalah diri kita sendiri, nggak sih? Jujur aja, kadang kita (dan juga aku) terlalu sibuk berusaha menyenangkan orang-orang di sekitar, sampai lupa kalau diri kita sendiri juga butuh disayangi dan dihargai. Padahal, tubuhkulah yang harus merasakan bangun pagi dan pulang malam hari untuk kerja, pikirankulah yang kadang harus kupaksa buat

overthinking,

dan diri sendiri jugalah yang kadang masih suka disalah-salahin kalau ada sesuatu nggak berjalan sesuai yang aku pengen.

Hmmm,

jadi merasa bersalah sama diri sendiri :( Oke, tapi ‘terlambat’ jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Mumpung masih ada di momen Valentine, aku mau mencatat deh beberapa alasan kenapa aku nggak boleh lupa menyayangi diri sendiri mulai sekarang dan seterusnya. Biar aku selalu ingat, biar aku nggak lupa untuk berterima kasih dan bersyukur setiap hari.  

Self-Love Itu Menurutku…….

Kadang ironis juga sih kalau ingat istilah

self-love

itu sebenarnya udah sering banget kudengar sehari-hari, tapi faktanya kadang justru sulit banget buat dipraktikkan sendiri. Aku nggak tahu ya gimana orang lain memaknai konsep cinta pada diri sendiri, karena setiap orang pasti punya definisi dan pemaknaan yang berbeda-beda. Tapi kalau bagiku pribadi,

self-love

itu adalah konsep yang bersifat ‘

intimate’

karena hanya kita sendiri yang tahu. 

Menurutku, orang udah bisa dikatakan cukup mencintai dirinya kalau udah bisa benar-benar menghargai eksistensinya tanpa lagi terlalu peduli sama kata orang lain. Dengan sepenuhnya menerima eksistensi, secara nggak langsung kita juga akan jadi mudah bersyukur dengan kelebihan yang dipunya, sekaligus nggak akan capek mengusahakan yang terbaik buat memperbaiki kekurangan yang ada. Karena

at the end,  

itu semua ya memang untuk kebaikan diri kita sendiri. 

0 Komentar • 0 Suka
Sedang memuat…