Stop Menimbun Pakaian, Yuk 'Inspeksi' Lemari Sista Sekarang!
25 FEBRUARI 2020
Pernah nggak sih Sista merasa kehabisan baju dan bingung karena tiap hari cuma tampil dengan
outfit
itu-itu aja? Sebelum buru-buru kesal, coba deh intip sekali lagi isi lemari. Jangan-jangan, bukannya baju Sista nih yang sedikit, tapi justru lemari Sista yang udah kepenuhan dan sumpek sehingga Sista malas mencari-cari apa yang ada di tumpukan tersebut. Alhasil, yang dipilih lagi-lagi adalah baju yang paling kelihatan dan berada di tumpukan paling atas. Padahal,
who knows
di balik isi lemari yang super sesak itu, sebenarnya tersimpan banyak baju-baju favorit yang akhirnya terlupakan saking lamanya ‘sembunyi’ di dalam timbunan pakaian.
Di sinilah proses bersih-bersih lemari menjadi sangat dibutuhkan. Nggak hanya membuat lemari lebih rapi dan teratur, kebiasaan menata lemari secara berkala juga bermanfaat membuat Sista nggak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memilih pakaian. Selain itu, hidup dengan terorganisir ternyata juga bisa membuat pikiran lebih tenang dan mengurangi stres, lho. Nah, buat mulai melakukan ‘inspeksi’ baju-baju yang ada, Sista perlu mengenal dulu konsep yang disebut
decluttering. Well,
apa sih
decluttering
itu dan gimana cara mudah buat melakukannya? Sorabel sudah menyiapkan informasi lengkapnya spesial buat Sista! Sudah siap merombak ulang isi lemari dan belajar hidup teratur mulai sekarang?
Berkenalan dengan Konsep Decluttering
Sejak beberapa tahun belakangan, istilah satu ini mungkin udah terdengar nggak terlalu asing di telinga banyak orang. Semakin populer berkat sosok konsultan
organizer
asal Jepang bernama Marie Kondo, istilah
decluttering
berasal dari bahasa Inggris yang artinya ‘membuang’ atau ‘merapikan’.
Yep,
kalau Sista pernah nonton acara Netflix
Tidying Up with Marie Kondo,
pasti sudah tahu kalau konsep
decluttering
merujuk pada aktivitas menata ulang dan membereskan sesuatu dengan cara mengurangi timbunan barang-barang yang nggak diperlukan. Dengan begitu, secara otomatis hidup kita menjadi lebih simpel dan efisien karena hanya dikelilingi oleh barang-barang yang emang kita perlukan aja.
FYI, konsep
decluttering
ini bisa diterapkan pada banyak hal, mulai dari membereskan rumah secara keseluruhan, kamar tidur, kamar mandi, perabot, isi laci, koleksi buku,
makeup,
hingga baju. Nah, yang Sorabel sebut paling terakhir inilah yang menjadi salah satu aktivitas
declutter
paling penting dan perlu banget Sista lakukan secara berkala. Soalnya, udah bukan rahasia kalau cewek emang nggak bisa dipisahkan dari hobi belanja baju. Masalahnya, kalau baju-baju itu terus dibiarkan bertambah tanpa ada yang dikurangi, hasilnya lemari justru akan semakin penuh sesak dan Sista malah kesulitan menemukan baju yang dicari.
Cara melakukan
decluttering
sebenarnya super simpel, kok. Khusus buat
decluttering
isi lemari baju, Sista biasanya cuma perlu menyisihkan waktu antara 1-2 jam aja. Buat menciptakan hidup yang lebih teratur,
aktivitas menata ulang lemari ini idealnya dilakukan setidaknya setiap satu bulan sekali
. Selanjutnya, Sista tinggal mengeluarkan isi lemari dan memilah-milah lagi mana baju yang sekiranya akan dipakai dan mana yang harus disisihkan. Setelah itu, tinggal susun ulang baju-baju yang tersisa kembali ke dalam lemari.
Sounds easy, right?
Iya, secara teori sih emang terdengar gampang, tapi Sorabel paham kalau kadang ada banyak alasan mengapa Sista memilih buat menyimpan pakaian meskipun itu udah jarang digunakan. Bisa aja karena baju itu merupakan kado, punya banyak kenangan, hingga dibeli dengan harga mahal sehingga Sista sayang buat menyisihkannya.
Well,
itulah kenapa, komitmen buat berani ‘membuang’ baju yang emang udah nggak dibutuhkan juga sangat diperlukan di sini. Saat Sista sudah berniat melakukan
decluttering,
maka Sista juga harus sudah siap merelakan baju-baju yang emang udah nggak terpakai tanpa mencari-cari alasan bagi diri Sista sendiri.