Ide Bisnis Hijab untuk Pemula yang Menguntungkan!
20 Oktober 2019

Menjadi seorang pengusaha atau womenpreneur mungkin menjadi salah satu mimpi yang banyak diidam-idamkan para wanita. Untungnya, dengan perkembangan dunia digital yang semakin pesat, jalan untuk berbisnis sebenarnya juga semakin terbuka lebar. Nah, melihat tren fashion hijab yang terus berkembang dan menjadi bagian dari gaya hidup wanita masa kini, Sista bisa lho melirik bidang ini sebagai lahan bisnis menguntungkan. Masih ragu-ragu dan nggak punya bayangan bagaimana harus memulai bisnis berjualan hijab? Sorabel kasih beberapa tipsnya nih! 

1. Lakukan Riset Tren di Kalangan Hijabers

Mengetahui tren hijab yang booming perlu dilakukan sebelum memulai bisnis. 

Carlevy Plain Square Hijab, Rp59.000.

Sebagai seorang pengusaha, memahami apa yang paling dibutuhkan dan disukai oleh konsumen adalah hal yang wajib dilakukan. Karena itu, langkah pertama yang harus Sista lakukan adalah melakukan riset pasar. Di zaman serba digital seperti saat ini, melakukan riset bisa dilakukan dengan banyak pilihan cara mudah. Sebagai contoh, Sista bisa mengadakan polling kecil-kecilan di media sosial, menyebarkan Google form untuk survei online, hingga mengamati sendiri model dan gaya hijab apa yang sekiranya sedang booming melalui akun media sosial para influencers yang berhijab. 

2. Tentukan Model & Bahan Hijab yang Ingin Dijual 

Selain model hijab yang booming, sisipkan juga produk hijab klasik. 

Akrita Plain Pashmina Hijab, Rp59.000.

Pemahaman mengenai model dan tren hijab sudah didapat, kini saatnya Sista mulai memilah-milah model dan jenis bahan hijab apa saja yang ingin dijual. Selain membantu Sista agar nggak bingung karena harus membeli terlalu banyak item sekaligus, membatasi varian barang jualan seperti ini juga sangat bermanfaat untuk memberikan karakteristik khusus pada toko atau bisnis Sista. Dengan begitu, konsumen akan lebih mudah langsung teringat pada bisnis Sista saat hendak mencari model atau bahan hijab tertentu. 

Saran dari Sorabel, Sista sebaiknya nggak hanya menjual model hijab yang sedang booming saja. Namun, jangan lupa sisipkan juga beberapa model hijab klasik yang bersifat everlasting di antara produk-produk jualan Sista. Misalnya seperti plain square hijab, plain pashmina, hingga ragam varian khimar. Sebab, model hijab yang bersifat trend-driven umumnya akan semakin ditinggalkan seiring dengan bergantinya tren. Sebaliknya, model hijab klasik akan tetap digemari meski tren terus berganti. 

3. Pilih Model Bisnis yang Akan Dijalankan 

Untuk pemula, ada dua model sistem bisnis hijab yang bisa dijalankan. Pertama, Sista bisa melakukan produksi hijab sendiri dengan menggandeng penjahit atau pelaku konveksi terpercaya untuk bekerja sama. Kelebihan model bisnis ini adalah Sista bisa lebih bebas menciptakan model-model hijab yang Sista mau, dengan bahan-bahan yang bisa dipilih sendiri juga. Namun, Sista mau tidak mau harus memproduksi lebih banyak item sekaligus untuk menekan biaya produksi. Jika hijab yang sudah terlanjur dibuat kurang diminati di pasaran, potensi kerugian pun akan semakin besar. 

Pilihan lain, Sista juga bisa berbisnis hijab sebagai reseller. Model bisnis semacam ini bisa dibilang lebih ‘aman’ dari risiko kerugian, khususnya untuk pemula. Sebab, Sista bisa membeli item hijab dengan model variatif dalam jumlah secukupnya saja, lalu menunggunya habis terjual sebelum membeli lagi item-item lainnya. Namun, saat ada item favorit yang habis dan laku terjual, belum tentu Sista bisa me-restock produk dengan cepat karena proses produksi berada di luar kuasa reseller. 

4. Cari Pusat Seller Hijab Berkualitas dengan Harga Terjangkau 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jika saat ini Sista masih memiliki pekerjaan lain dan nggak memiliki banyak waktu luang, berbisnis hijab sebagai reseller adalah pilihan tepat untuk dicoba. Jika Sista memilih model bisnis ini, pastikan untuk menentukan dulu di mana Sista akan membeli hijab untuk nantinya dijual kembali. Dalam hal ini, pilihlah pusat penjualan yang menawarkan produk-produk hijab berkualitas, namun dengan harga terjangkau. 
 

Varian motif dan model hijab di Sorabel sangat beragam. 

Kayna Flowery Khimar Hijab, Rp129.000.

Sebagai pilihan, Sista juga bisa membeli produk-produk hijab dari Sorabel. Selain lebih praktis karena Sista tidak harus turun sendiri ke toko atau pasar untuk membeli barang, variasi dan kualitas hijab yang dijual di Sorabel juga sangat terjamin. Kabar baiknya, Sista juga akan mendapatkan gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia hanya dengan minimal pembelanjaan Rp200 ribu saja. Modal bisa ditekan, Sista pun bisa mulai berbisnis sambil tetap menjalankan pekerjaan utama atau mengurus pekerjaan rumah. 

5. Buat Nama Brand dan Manfaatkan Pemasaran Online 

Setelah produk-produk hijab sudah didapat, baik itu dengan diproduksi sendiri maupun membeli sebagai reseller, kini Sista sudah siap memulai bisnis berjualan hijab! Untuk pemula, Sista bisa terlebih dahulu memanfaatkan platform gratis seperti media sosial atau chat apps sebagai media berjualan. Namun, agar terkesan profesional dan trusted, pastikan untuk melengkapi akun bisnis Sista dengan nama brand, kontak, foto-foto asli, hingga konsep konten yang  menarik agar dapat dikenal luas oleh konsumen. Sista juga bisa lho memanfaatkan jasa paid promote dari beberapa influencers sebagai langkah awal. 

Setelah semua langkah di atas selesai dilakukan, kini tinggal ketekunan dan kesabaran Sistalah yang akan memainkan peran. Perlu diingat nih Sis, kalau nggak ada bisnis yang bisa meraih kesuksesan dengan cara instan. Di tengah jalan, Sista mungkin akan menemui berbagai masalah dan tantangan. Namun, selama Sista tetap gigih dan pantang menyerah, kesuksesan itu nanti akan datang dengan sendirinya, kok. Selamat mencoba dan memanfaatkan peluang bisnis ini, Sis!

109 SUKA ‧ 23 KOMENTAR
Sedang memuat…

Produk Menarik Buat Sista