Pengalaman Seru Awal Berdirinya Sorabel
12 Oktober 2017

Setelah 3 tahun Sorabel berjalan, pastinya sudah banyak kejadian-kejadian seru yang tak terlupakan. Banyak sekali pengalaman lucu, sedih, menyenangkan bahkan yang menyebalkan, yang dialami mereka yang selama ini sudah setia melayani Sista dari awal Sorabel berdiri.

Simak yuk cerita-cerita mereka yang tak terlupakan di masa awal-awal berdirinya Sorabel! 

 

1. Nita Nurrahmawati (Desember 2014)

Aku salah satu Tim Customer Service di awal berdirinya Sorabel. Kalau sekarang Sorabel punya 200 orang CS untuk melayani Sista 24 jam, saat itu, Sorabel cuma punya 4 orang CS aja, dan cuma bisa melayani 8 jam dalam sehari.

Dulu aku kebagian membalas SMS dan Chat Whatsapp Sista. Karena banyak sekali chat masuk setiap hari, aku pernah nggak berhenti pegang HP sama sekali selama 8 jam (waktu itu belum ada Whatsapp untuk komputer), loh! Dan ini terjadi hampir setiap hari.

Suatu hari, aku kok mulai merasa jempol tangan kanan ku mati rasa, lalu disusul rasa nyeri yang luar biasa! Setelah beberapa hari, aku pun ke Rumah Sakit. Nggak cuma dikasih obat, tapi juga aku disuruh libur 2 minggu pegang hp sama Pak Dokter! Hahaha..

 

2. Firdaus Maydiranesia (Oktober 2014)

Dulu sebelum punya kantor, kita kerja di rumah Sorabel. Di rumah Sorabel ini ada Bibi yang masakannya enaaak banget. Dulu aku kan kerjanya balesin chat sekaligus bungkus-bungkusin paketnya Sista, di dekat dapur di mana Bibi suka masak.

Kalau udah siang, aroma masakan Bibi menggoda banget.. Sering kalo lagi bungkus paket, aku sambil ngutil 1 atau 2 tahu dan tempe yang baru selesai banget digoreng Bibi, sampe Bibinya marah-marah takut makanannya abis duluan sebelum disajikan. Hihihi.. Maaf ya Bibi, jadi kangen masakan Bibi deh sekarang :')

 

3. Scholastika Wening (Mei 2015)

Sebagai salah satu anggota Tim Marketing, tugasku adalah merencanakan dan membuat strategi komunikasi di semua saluran sosial media Sorabel. Buatku, hal ini nggak mudah.

Strategi yang aku buat nggak bisa sembarangan, karena budaya bekerja di Sorabel itu mengedepankan data. Hehehe. Jadi sebelum membuat sesuatu, harus di-test dulu deh ide-nya. Kalau valid, baru dijalanin.

Seru juga tapi! Aku jadi tahu, kalau ternyata memang Sista suka dengan Sorabel yang apa ada-nya, ramah dan ceria. Kesan itulah yang terus aku tampilkan di semua sosial media Sorabel. 

 

4. Husni Adil Makmur (November 2014)

Pengalaman yang paling tidak terlupakan pastinya saat awal-awal kita pindah di kantor baru. Rasanya senang sekali penyesuaian dengan kantor baru bareng sama teman-teman lain setelah sebelumnya kerja di salah satu meja bundar di rumah Sorabel.

Dan waktu baru pindah kantor itu, nggak lama kemudian kita mau launching website baru Sorabel. Ini juga susah banget dilupakan. Ya gimana mau lupa, waktu persiapan launching website, semua Tim Tech nggak ada yang bisa tidur dan makan. Hahaha.. Tapi seru banget, kok! 

 

5. Dhinny Wisnuwardhany (Januari 2015)

Banyak banget kejadian tak terlupakan buat saya di Sorabel. Dari mulai pertama kali diajak bergabung dengan Sorabel, sampai hari ini. Semua jatuh bangun kita lewati. Masa di awal-awal Sorabel, sulit sekali.. 

Yang pastinya tidak terlupakan sih waktu momen lebaran 2015. Waktu itu saya ikutan pusing soal pembagian THR, sampe nggak bisa tidur, hahaha.

Pernah juga yang nggak kalah heboh, suatu pagi kita tiba-tiba disuruh pindahan kantor, yang jadwal semestinya bukan hari itu. Dan hari itu bertepatan dengan waktu pembukuan tim keuangan.

Senang sih, pindah ke kantor yang lebih luas. Karena di rumah Sorabel kita kerjanya sempit-sempitan. Hihihi. Tapi waktu itu pusing juga harus memboyong semua barang ke kantor baru dan harus lanjut menyelesaikan pekerjaan saat itu juga!

 

6. Handhika Bayu Gautama (Oktober 2014)

Dulu saya kebagian bungkus-bungkus paket Sista di rumah Sorabel, terus bawa ke agen kurir untuk dikirim. Suatu hari, pernah ada masalah di agen kurir sehingga resi pengiriman paket belum bisa saya terima. Waktu itu ada sekitar 50 paket yang saya kirim.

Karena takut Sista menunggu lama, saya pun meminta tolong petugas agen kurir untuk mempercepat pembuatan resi. Tapi petugas agen kurirnya waktu itu malah marah-marah dan bilang, "Mas ini baru kirim 50 paket aja sudah rewel, banyak tuh yang udah ratusan kirim paketnya sabar-sabar aja".

Waktu itu rasanya sakit hati banget, tapi saya cuma bisa diam dan berdoa dalam hati supaya Sorabel cepat berkembang. Hari ini, 3 tahun dari kejadian itu, Alhamdulillah paket yang dikirim sehari sudah bisa ribuan. 

Banyak banget pokoknya suka duka kerja di Sorabel. Dulu karena rumah Sorabel jadi kantor dan diisi orang banyak, rumahnya jadi kotor dan sempet banyak kecoa! Masih inget banget dulu sensasi seru bungkus paket Sista sambil ketakutan sama kecoa. Tapi tenang aja, kalo baju-baju Sista mah aman, rapi bersih terbungkus di lemari. Kita nya aja cowok-cowok yang histeris ketakutan sama kecoa. Hihihi..

81 SUKA ‧ 227 KOMENTAR
Sedang memuat…

Produk Menarik Buat Sista